Sebagai
sebuah perusahaan lokal Indonesia (PMDN), PT Pandu Maha Wana yang melakukan
usaha sebagai Asia Pacific Consulting
Solutions (APCS) menyediakan pelayanan secara menyeluruh bagi mereka yang
berkomitmen untuk merubah manajemen sumber daya alamnya, untuk mencapai
keseimbangan yang lebih baik antara ekonomi, lingkungan, dan sosial melalui
manajemen sumber daya alam yang berkesinambungan. Perusahaan menyediakan konsultasi
tenaga yang berpengalaman, berkualitas, dan tepat waktu untuk perusahaan dan organisasi
dengan memanfaatkan sistem
internal yang telah ada, dan bekerja sama dengan organisasi untuk melakukan
modifikasi yang diperlukan untuk mencapai hasil yang diinginkan untuk
menghasilkan value terbaik yang dimungkinkan untuk klien sebagai investasi. Perusahaan bediri sejak 2011,
dengan kantor pusat di Canggu, Bali dan kantor cabang yang berlokasi di
Sudirman – Jakarta, dan Sampit, Kalimantan Tengah, Indonesia. PT Pandu Maha Wana memiliki tenaga ahli
dalam konsultasi lapangan, dengan pengalaman lebih dari 30 tahun. Spesialisasi perusahan adalah memberikan pelayanan-pelayanan
konsultasi kehutanan dan
menggunakan ketrampilan dan keahlian
untuk memastikan perlayanan konsultasi kehutanan sebaik mungkin.
Bentuk Pemasaran
Dalam
setiap usaha yang melibatkan APCS, di
fokus kepada nilai-nilai internal secara
spesifik untuk mencapai misi dan memberikan nilai untuk klien sebagaimana
seharusnya. Selain itu
keberhasilan perusahaan tersebut menerapkan beberapa nilai sehingga mampu
menarik perhatian klien untuk ikut berinvestasi dan mendukung kegiatan mereka
dalam pengelolaan sumberdaya alam. Nilai-nilai tersebut
adalah:
· Keperdulian yaitu menunjukkan perhatian, rasa hormat,
dan melayani sepenuh hati
· Semangat yaitu berusaha sekuat tenaga melalui peningkatan
dan penyempurnaan keahlian secara berkesinambungan.
· Terpercaya yaitu selalu jujur, transparan, dan
akuntabel atas setiap tindakan yang diambil.
· Integritas yaitu tanggung jawab, dan akuntabilitas
yang merupakan hal terpenting dalam
prusahaan.
· Efisien yaitu menggunakan waktu dan sumberdaya
semaksimal mungkin untuk menyelesaikan persoalan, pengambilan keputusan, dan
melakukan tindakan.
Selain nilai, perusahaan ini mengerjakan beberapa
kegiatan sehingga mampu menjaga lingkungan yang menjadi ketertarikan lebih
perusahaan untuk mempengaruhi perusahaan dunia untuk ikut berpatisipasi dan
berinvestasi di perusahaan PT Pandu Maha Wana. Kegiatan tersebut adalah :
1. Manajemen
hutan
· Identifikasi
dan analisa kesempatan infestasi manajemen hutan di Indonesia dan Asia Pasifik
yang mampu memenuhi standar FSC di masa yang akan datang;
· Pembuatan
atau modifikasi dokumen perencanaan manajemen hutan;
· Kajian
keanekaragaman hayati;
· Kajian
analisa dampak lingkungan;
· Kajian
HCV;
· Kajian
analisa dampak sosial;
· Pelatihan
manajemen hutan berkesinambungan;
· Persiapan
dokumen legal (Pendirian dan/atau standar SVLK), kajian sertifikasi controlled
wood dan/atau FSC;
· Training
mendasar mengenai berbagai macam standar manajemen hutan beserta tujuannya,
serta bagaimana memenuhi standar tersebut;
· Rekayasa
hutan dan manajemen pembangunan;
· Penilaian
pendirian perkebunan;
· Skema
sertifikasi berkelompok;
· Manajemen
bisnis dan komunikasi, baik internal mauun eksternal;
· Membangun
kemampuan untuk melakukan audit internal;
· Riset,
dan pelatihan tentang pilihan-pilihan industri kehutanan;
· Pengendalian
kebakaran dan keamanan;
· Implementasi
manajemen hutan dan sumber daya alam di lapangan; dan
· Perwakilan
perusahaan dalam menghadapi badan sertifikasi untuk memandu proses sertifikasi.
2. Sertifikasi
Perdagangan Kayu/rantai persediaan
· Anaslisa
rantai persediaan dengan perhatian khusus pada sumber bahan baku pemasok di
regional Asia Pasifik;
· Evaluasi
pemasok untuk menentukan kemungkinan dan kebutuhan untuk mendapatkan
sertifikasi atas material yang dipasok;
· Identifikasi
sumber-sumber lain yang mungkin tersedia;
· Pencarian
sumber spesies tropis eksotis yang masih memenuhi persyaratan legalitas;
· Solusi
pemasaran untu produk-produk baru;
3. Pelayanan
audit
· Proyek
audit individual untuk manajemen hutan dan standar rantai pengawasan;
· Training
internal audit atau training auditor;
· Audit
pemasok untuk standar-standar khusus perusahaan;
· Lembaga
audit sertifikasi di Indonesia dan/atau seluruh Asia Pasifik.
4. Desain
proyek Karbon, pengawasan dan Implementasi lapangan
· Desain
proyek dan pengembangan;
· Rencana
pengawasan dan evaluasi;
· Monitoring
and evaluation plans;
· Pengumpulan
data acuan dan berkala beserta analisanya;
· Manajemen
proyek;
· Koordinasi
dengan lembaga serifikasi dan akreditasi mengenai: VCS,
CCBA, Plan Vivo dan lainnya;
· Riset,
training, dan pendidikan;
· Audit
untuk berbagai standar karbon.
5. Skema
sertifikasi berkelompok
· Luas
konsesi kurang dari 60.000 ha;
· Hutan
masyarakat;
· Tanah
pribadi dan tanah masyarakat; dan
· Rantai
pengawasan.
6. Industri
pengelolaan Hasil Hutan
7. Pengembangan
kapasitas
· pemetaan
tata ruang partisipatif dan perencanaan untuk pedesaan;
· teknologi
GIS dan dukungan untuk perencanaan tata ruang di tingkat kecamatan dan
kabupaten;
· program
pengembangan masyarakat yang berfokus pada ekonomi, kesehatan, pertanian dan wanatani;
· praktek
pertanian berkelanjutan dan pelatihan untuk memasukkan standar yang diperlukan
oleh Sustainable Agriculture Network; dan
· perencanaan
bisnis dan pengembangan.